Selasa, 30 Oktober 2012

wis ijin durung

di masjid aku agak kaget mendengar sahabatku itu
ngucap "wis ijin ning masyarakat durung"
ada nada aneh dalam ungkapan itu
mungkinkah masih ada masyarakat di daerah situ yang kurang senang
didirikannya madrasah atau yayasan
padahal kalau pun tidak ada siswa toh tidak jadi masalah
akan terus berjalan berjihad demi kebaikan
bukan untuk merusak moral
untuk masa depan ku kelak di hari pembalasan
menghadap sang pencipta jagad yakni Allah...
cita-cita itu terus akan berlanjut
meski harus berjalan sendirian
tanpa dukungan
yang jelas semampu keuangan yang aku punyai
yayasan pendidikan islamiyah haji subiyanto
harus terus berkembang
dari waktu ke waktu
demi kemajuan pendidikan anak bangsa
khususnya masyarakat sekitarnya
yang kelihatannya masih kumuh
apalagi rumah yang didepan
sungguh memprihatinkan
semoga keberadaan yayasan pendidikan islamiyah haji subiyanto
dapat menjadi ala t untuk meningkatkan harga diri
dari daerah singajaya blok tledo

Senin, 29 Oktober 2012

rewel

aku butuh kamu
tapi akhir-akhir ini kmu menyebalkan
membikin masalah dengan siapa saja
tapi kehadiranmu memang menguntungkan
tidak digaji dan tidak dibayar
kamu tetap tabah menjalani
segala kehidupan ini
kamu terima dengan sabar
suma satu yang membuat aku diduga kesal padamu
kamu sudah mulai mengatur
tidak suka ini
harus begini
padahal maksud dan tujuanku
kamu diam saja
terus menurut apa yang ku mau
tapi kamu bikin ulah
ku bisiki saudaramu
untuk menyadarkanmu
supaya ada perubahan sikapmu
yang tidak mau diam
ngeyel

Jumat, 26 Oktober 2012

idul adha 1433 h

bunyi suara takbir bertaluan dari masjid ...
mengagungkan asma Allah
semua orang berduyun - duyun ke mesjid al furqon
untuk warga bumi mekar permai
diumumkan lwat pengeras suara oleh petugas
bahwa sholat idul adha 1433 h akan dilaksanakan tepat pk.05.45
semua jamaah supaya menyiapkan diri
untuk bersama-sama melaksanakan sholat idul adha berjamaah
sebelum sholat dimulai panitia mengumumkan
bahwa yang korban kali ini terdiri dari empat grup sapi dan kambing sebanyak 30 an
bertindak selaku khotib ustad syechudin zuhri
imam putranya yaitu ustad lukman
masjid penuh dengan jamaah
bau kotoran domba dan sapi teras menyesakkan
domba dan sapi berjajar di depan halaman
ada rasa kasihan
tapi memang itu sudah jadi suratannya
menjadi binatang yang dikorbankan
sebagai bentuk cinta kepada Allah
Sang Maha Pencipta
mengambil hikma zaman nabi Ibrahim as
dan putranya nabi Ismail as
bentuk keikhlasan menjalanka perintah Allah
selesai sholat kami bersalaman
menyambung tali silaturahmi
Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar
lailahaillallahu Allahuakbar...Allahuakbar walilailham

Rabu, 24 Oktober 2012

pacet

kamu memang seorang ambisius
yang selalu haus akan kekuasaan
bahkan segala cara kamu halalkan
agar nafsu angkaramu dapat menjadi kenyataan
membentuk dinasti keluarga yang lebih besar
anak buahmu kau siksa tanpa perasaan
diperas hartanya
ditakut-takuti jabatannyau
kalau pacet kalah habis sudah jabatan itu
ambisimu demikian besar
sama seperti pimpinanmu di jakarta
segala cara dilakukan
agar maksud hati tercapai
dengan semboyan pacet putra pantura
sungguh kamu beda dengan di jakarta
pemimpin yang dielu-elukan rakyat
jadi kebanggaan rakyat
yang mendambakan pemimpin yang merakyat
kamu berbda 100 derajat
sangat ben
berlawanan dengan dengan joko
yang penuh kharisma
kamu penuh rekayasa
penuh kedurjanaan
karena kamu memang hidup digaris kenistaan
yang membikin sengsara
pacet...
binatang yang menjijikkan
yang tega menghisap darah
sampah korban tak lagi berdarah
kamu...sungguh memalukan
pacet...
insyaflah...
sadarlah...
sebelum datang penyesalan

jokowi

aku kagum padamu
akan segala sepak terjangmu
yang pro pada kepentingan rakyat kecil
tidak malu kamu datangi pasar kumuh
tidak takut mesti sungai itu berbau busuk
akibat sampah yang menumpuk
menghalangi aliran sungai
tanpa ragu kau suruh bawahanmu
untuk mengeruk sampah yang menumpuk
aku kagum padamu
seandainya saja semua pemimpin indonesia
seperti Bapak semua
rakyat tidak akan banyak berteriak
untuk menyuarakan suara demo
demo yang kadang membuat jalan jadi macet
yang sengsara rakyat kecil
pejabat camat dan kelurahan
yang disidak tidak ada di tempat
sungguh memalukan
itulah mental pejabat yang bejad
yang tidak pernah memperhatikan nasib rakyat
seandainya usiaku muda
ingin ku ikuti jejakmu wahai pak jokowi
tapi pesan pada generasi muda
contohlah jokowi
tidak pernah gentar menghadapi rintangan
yang diamanatkan padanya
ia perlu didukung
untuk melahirkan pemimpin yang merakyat
agar rakyat tidak lagi melarat
tercapailah negara yang
gemah ripah loh jinawi

Senin, 22 Oktober 2012

pusing

hari ini fikiran terasa pusing tujuh keliling, entah kenapa hari ini perasaan tidak enak, ada apa ini....ingin aku mencurahkan segala fikiran yang ada di dalam otakku ini pada siapa, adakah orang yang mau nenampung segala keluh kesah yang ada dalam otakku. jangankan ornagn lain istri sendiri saja sibuk dengan urusannya yaitu tugasnya sebagai guru..terus belum tentu orang yang diberi curhat itu bisa menyimpan rahasia kalau mau dibilang rahasia. aku harus tetap sabar dalam merajut hari-hari yang penuh dengan kebahagiaan ini. memang diakui belum sarjananya anakku dede menjadi beban saya dan istri. kami harus terus sabar menanti dan berdoa agar anakku dapat segera menyelesaikan pendidikannya di upi. dahulu ikip (institut keguruan dan ilmu pendidikan) tempat aku menuntut kuliah di jurusan geografi, di mana di situ juga aku ketemu dengan ibunya anak-anak yaitu ddi kampus ikip.
sekilas menahan kegelesahan...tahun 1982...dimana mahasiswa geografi ikip bandung melaksanakan proram kuliah kerja lapangan atau praktek kerja lapangan. akumndapatkan pkl di subang, tepatna di jalan cagak kabupaten subang. disitulah pertama kali aku kenalan dengan kakak kelasku tati rosmawati, mahasiswi yang rajin tapi jutek, aku ingat saat dia mengerjakan peta menghalangi jalanku yang akan ke luar rumah, terpaksa petanya kena injak kakiku, dia marah...
entah mengapa dari situ timbul benih-benih kekaguman yang kelak menjadi cinta dan mengikat kami sehidup semati dalam ikatan pernikah di bandung pada tanggal 15 pebruari tahun 1987....

dorna

kam sekarang sudah jadi orang
sudah jadi pejabat di tempatmu sekarang
kamu kekurangan orang
mengajak teman-teman yang dahulu setia padamu
kenapa
kalau begitu kamu bisa dikatakan dorna
kirik cemera jare anggota dewan singdaerah tangga
waktu ceramah di aula
dorna
kamu mau balas dendam ya
lewat anggota terhormat wilayahmu
boleh jadi
dorna ingat dan harus sadar
kamu sudah menyandang haji
sebuah titel yang mulia
kenapa engkau tidak mencari honor
dengan tidak mengganggu sekolah
keciri kamu memang licik dan picik
kaya kirik
jare tamu sing jakarta terhormat
wong sing asale sing tetangga sebelah
dorna
aku tahu kamu dahulu sakit hati
terusir dari komunitas yang membesarkanmu
mengapa...
padahal kamu sudah loyal sama atasanmu
tapi kamu juga sok kuasa
jadi terpaksa kamu merana
dorna
kamu cari celah untuk balas dendam...
dasar dorna...